Gambaran Surga Allah SWT Bidadari Dan Neraka Menurut Islam

Surga dan neraka adalah dua nama yang cukup populer di kalangan umat beragama termasuk juga di yakini oleh umat islam keberadaannya sebagai tempat yang akan di huni semua manusia setelah melewati proses kehidupan kelak nanti. kedua tempat ini memiliki peran yang berlawan di mana apbila surga nantinya akan penuh dengan orang-orang beriman kepada allah swt bertaqwa, rajin beribadah, berbuat baik dan selalu mentaati dan mengikuti apa yang di sunnahkan oleh Rasulullah SAW. Sedangkan neraka justru sebaliknya yaitu akan penuh di huni oleh orang-orang kafir, musyrik dan orang-orang yang tidak mau melaksanakan perintah allah dan rasulnya.

Di ibaratkan surga merupakan tempat yang penuh dengan keindahan dan kedamaian, apapun yang di inginkan berupa kenikamatan akan langsung tersaji di dalamnya, sehingga setiap orang yang ada di dunia ini semuanya tanpa terkecuali ingin masuk dan menjadi ahli surga dan itu menjadi tujuan utama dari orang-orang yang tiap hari tiap malam selalu memohon dan beribadah membaca doa selamat, berbuat kebaikan karena ingin suatu kelak nanti menjadi ahli surga. Sebaliknya dengan neraka justru tidak ada satu pun manusia yang ingin menjadi penghuninya sebab di ibaratkan neraka sebagai tempat yang seram dan sangat menyeramkan di mana di dalamnya penuh dengan siksaan di atas kobaran api neraka.

Meskipun manusia sekarang yang masih hidup di dunia belum mengetahui pasti secara nyata bagaimana keadaan di dalam surga atau neraka, namun kedua tempat ini di yakini keberadaannya bahkan orang yang selalu berbuat dosa pun meyakini akan adanya surga dan neraka. Tentu sudah tidak bisa di ragukan lagi sebab kedua tempat ini jelas langsung di utaran dalam banyak firman allah yang menjadi sebuah firman yang tidak ada keraguan sedikit pun kebenarannya seperti salah satunya dalam QS. Al-Baqarah: 39 yang artinya “Adapun orang-orang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni Neraka, mereka kekal di dalamnya”.

Gambaran Surga

Gambaran Surga

1. Bidadari Surga

Setiap laki-laki akan takluk dan luluh hati dan perasaannya apabila bertemu dengan seorang bidadari pujaannya, hatinya akan senang dan gembira apabila bisa bertemu dengannya apalagi sampai memilikinya, namun kecantikan dan keindahan bidadari dunia hanyalah sebagian kecil yang tidak ada apa-apanya apabila di banding dengan bidadari yang ada di dalam surga, secantik dan sesempurna apapun bidadari dunia pasti di satu sisi terdapat banyak kekurangan meskipun itu yang di nobatkan sebagai miss kecantikan dunia yang hanya terlihat cantik karena adanya polesan kosmetik dan obat-obat kimia.

Namun keindahan dan kecantikan bidadari surga sungguh tidk ada bandingnya, keindahan sangat sempurna tidak ada sedikitpun kekurangan darinya. lemah gemuali, cenatik jelitanya, dan kesempurnaan bentuk tubuhnya sungguh tidak bisa di gambarkan oleh nalar manusia biasa dan mereka para bidadari surga akan setia melayani para penghuni ahli surga, sebagaimana dalam bebepara keterangan baik bersumber dari hadits atau al-qur’an di sebutkan misalnya:

“Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Di ranjang-ranjang itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin1. Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (ar-Rahman: 55—58)

“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa akan beroleh kesenangan, (yaitu) kebun-kebun, buah anggur, dan kawa’ib atraba (gadis-gadis perawan yang sebaya).” (an-Naba’: 31—33)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (wanita surga) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (al-Waqi’ah: 35—37)

2. Kenikmatan Paling Tinggi Untuk Para Penghuni Surga

Berbagai kenikamatan yang ada di dalam surga tidak akan pernah bisa terbayangkan oleh manusia semasa hidupnya, bahkan semua jenis kenikmatan yang berada di dalamnya sunggul di luar jangkauan pemikiran-pemikiran manusia, begitu istimewa yang tidak akan ada bandingnya. Namun dari kesemua kenikamatan tersebut masih ada lagi berupa kenikmatan paling tinggi yang akan di rasakan dan dan di dapatkan oleh para ahli surha yaitu melihat wajah Rabbul ‘alamin sebagaimana hal ini di utarakan dalam salah hadits yang bunyi artinya.

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya: “Jika telah masuk penduduk al jannah ke dalam al jannah. Allah subhanahu wata’ala berkata: “Apakah kalian ingin tambahan dari-Ku. Mereka seraya menjawab: “Bukankah Engkau telah menjadikan wajah-wajah kami bercahaya? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam al jannah (surga) dan menyelamatkan dari an nar (neraka). Kemudian Allah subhanahu wata’ala membuka hijab-Nya. Maka tidaklah mereka diberi nikmat yang lebih mereka sukai dibanding dengan melihat Allah subhanahu wata’ala. (HR. Muslim no. 181)

3. Tersajinya Makanan dan Minuman Yang Sangat Istimewa

Di alam dunia makanan dan minuman merupakan hal pokok yang menjamin kehidupan setiap orang di mana kekuatan daya tahan tubuh serta kenikamatan akan bisa di arasakan dengan adanya makanan yang serba ada enak dan sehat. Akan tertapi untuk mendapatkan makanan terbaik dunia sesorang harus bekerja keras menggapainya bahkan untuk membelinya saja setidaknya harus mengeluarkan dana cuku banyak. Berbeda halnya dengan makanan dan minuman yang ada di surga dimana segala sesuatu yang enak, nikmat, rasa yang luar biasa lezatnya sudah siap di sajikan dengan gratis, bisa di santap kapan pun serta tidak ada yang namanya makanan busuk, semuanya sangat sempurna sebagaimana di jelaskan dalam beberapa keterangan seperti.

“Di dalam surga kamu memperoleh apa (segala kenikmatan) yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa (segala kenikmatan) yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Fushshilat/41:31-32).

Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat” “Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima”. (QS. Arrahman ayat 54 dan 68)

4. Bersih, Sehat, Tampan dan Wangi

Bersih badan sehat wangi dan memiliki paras tampan adalah dambaan setiap insan akan tetapi sayang di dunia semua itu hanyalah keinginan belaka, ada pun mereka yang di anggap dan kelihatannya bersih atau tampan hanya sekedar beberapa waktu saja sudah mencapai beber

Surga merupakan tempat keabadian yang tak pernah mengenal istilah tua atau uzur. Para penghuni Surga akan selalu terlihat mulus, tampan, cantik, awet muda dan bercelak, mereka akan senatiasa muda dan pakaiannya tidak pernah lusuh. Golongan pertama yang masuk surga kelihatan seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah buang air kecil dan buang air besar. Mereka tidak beringus dan meludah. Sisir mereka terbuat dari emas dan bejana mereka terbuat dari misk. Dan perasapannya terbuat dari kemenyan. Para penghuni surga adalah kebanyakan orang miskin dan lemah. Rasulullah adalah orang yang pertama sekali mengetuk pintu surga (HR. Muslim).

5. Diliputi Kemudahan, Tidak Pernah Ada Kesulitan

Jika biasanya manusia di dunia ini selalu berada dalam kesukaran, keterpurukan dan kesusahan karena memang dunia bukan tempat untuk senang-senang sehingga jika menginginkan sesuatu pun harus dengan hasil jeri payah super ekstra. Bahkan untuki makan saja setidaknya manusia di dunia harus bekerja mulai dari pagi hingga sore dan itu pun masih belum cukup dan tidak bisa menjamin kesenangan dan kebahagiaan. Akan tetapi kenikmatan yang ada di dalam surga sungguh sempurna segala sesuatu bisa di dapat dengan sangat mudah, di layani oleh para pelayan terbaik pilihan allah yang mana ketika penghuni surga ada yang di inginkan mereka akan langsung melayaninya.

Di dalam surga, para penghuninya tidak akan perna mendapatkan kesusahan sedikitpun. Apa yang diinginkan akan dengan begitu mudah untuk didapatkan. Ketika kita ingin makan atau minum akan dilayani oleh para pelayan surga. Bahkan apabila penghuni surga tertarik untuk memetik buah buah surga, maka buah buahan tersebut mendekat kepadanya hingga ia dapat mengambil mana yang ia sukai, Coba bayangkan dan pikirkan adakah kenikamatan dan kenyamanan selain dari pada ini, coba tengok 2 ayat firman allah di bawah ini.

Dalam surat Shad ayat 49-54 dijelaskan bahwa orang-orang yang bertakwa akan memperoleh kehormatan dan tempat kembali yang baik yakni surganya. “Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya”. (Shad:54)
Di surga, mereka akan mendapatkan buah-buahan yang banyak serta mereka akan bertelekan di atas dipan-dipan. “Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas dan gelas-gelas, dan di dalam surga itu terdapat segala apa (kenikmatan) yang diinginkan oleh hati dan sedap (dipandang) mata, dan kamu kekal di dalamnya”. (az-Zukhruf/43:71).

6. Tempat Istirahat Yang Indah Dan Hidup dengan Segala Kemewahan Serta Perhiasan

Apakah masih kita meragukan tentang keindahan dan kenyaman hidup di dalam surga dimana mengalir sungai-sungai di bawahnya, dihiasi dengan gelang mas, pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, tempat peristirahatan yang sangat nyaman dan tenang. Apakah hati kita masih menolak dengan kenyataan adanya semua itu di dalam surga, baiklah sekarang tengok lagi beberapa ayat al-qur’an yang berbunyi.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا
أُولَٰئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ ۚ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا

Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.

Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah (QS:Al-Kahf Ayat 30-31)

7. Keabadian yang Aman

Segala yang ada di dunia ini pasti akan berakhir, ada masanya di mana segala sesuatu harus rusak dan hilang, anak muda yang tampan yang ganteng beberapa tahun kemudian akan menjadi tua dan keriput dan pada akhirnya meninggalkan dunia ini yang di sebut dengan kematian. Bahkan kekelan hidup di dunia bisa di hitung hanya dengan jari saja dalam arti apabila sudah usia mencapai puluhan 40, 50 berarti siap-siap untuk menghilang dari atas muka bumi menuju alam baka yang sama sekali belum pernah di ketahui bagaimana keadaannya.

sedangkan kehidupan di dalam surga semua itu tidak akan terjadi, keabadian dan kekekalan hidup di surga benar-benar abadi tidak ada batas waktunya. Di surga tidak ada yang namanya kematian, yang ada adalah keabadian dengan suasana yang aman tenang dan tentram. Meskipun sudah ratusan hidup di surga pra penghuninya tidak akan pernah menemui yang namanya takut akan kematian, sungguh kehidupan yang sangat sempurna sebagaimana tertulis dalam firman allah yang bunyinya sebagai berikut.

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ

“(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam tempat) atau kedudukan (yang aman) dari semua hal-hal yang menakutkan”.

8. Gambaran Para Penghuni Surga

Di antara oorang-orang yang akan menjadi calon penghuni surga bukanlah dari golongan mereka yang selalu hidu[nya berpoya-poya, lali terhadap ibadah, jauh dari norma-norma agama, bukan juga mereka yang hanya mementingkan perutnya apalagi bukan mereka orang kafir yang sama sekali tidak percaya allah swt sebagai tuhannya dan muhammad saw adalah utusannya, serta buka pula mereka yang mengaku umat isalam tetapi jauh dari keislaman. Tetapicalon para penghuni surga adalah mereka-mereka umat islam yang beriman serta beramal saleh dan taaat terhadap semua aturan-aturan yang di perintahkan allah serta rasulnya.

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya (QS. Al- Baqarah ayat 82).

Orang pertama kali yang mengetuk pintu al jannah (surga), lalu membuka dan kemudian memasukinya adalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Dari shahabat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Saya adalah orang yang paling banyak pengikutnya pada Hari Kiamat dan saya adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu Al Jannah.” (HR. Muslim no. 196).

Sekalipun umat Islam ini adalah umat terakhir, namun Allah subhanahu wata’ala (dengan rahmat-Nya yang luas) memilihnya sebagai umat yang pertama kali masuk al jannah. Dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kita adalah umat terakhir namun paling awal pada hari kiamat. Kita adalah umat yang pertama kali masuk al jannah, meskipun mereka diberi kitab sebelum kita, dan kita diberi kitab sesudah mereka.” (HR. Muslim no. 855)

Tingkatan Dan Nama-Nama Surga

1. Surga Firdaus

Surga firdaus merupakan tempat terindah dan sempurna keindahannya yang terbuat dari emas, para calon penghuni yang ada di dalamnya yaitu mereka-mereka yang memelihara shalatnya, menjaga lisannya, gemar membayar zakat, menjaga kemaluannya, dan orang yang mampu menjaga amanat. Allah berfirman seperti yang terlulis dalam QS. Al-Kahfi ayat 107:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,

2. Surga Adn

Suraga Adn adalah sebuah tempat yang di ajnjikan oleh allah swt kepada laki-laki dan perempuan yang beriman serta selama hidupnya bersih dari dosa dak maksiat. Yang mana surga ini tercipta dari intah putih dan dibawahnya mengalir sungai-sungai yang kekal. Hal ini tercantum dalam beberapa ayat alqur’an di antaranya berbunyi.

وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.

وَمَنْ يَأْتِهٖ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ الصّٰلِحٰتِ فَأُولٰئِكَ لَهُمُ الدَّرَجٰتُ الْعُلٰى
جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَذٰلِكَ جَزٰءُ مَنْ تَزَكّٰى

Tetapi barang siapa datang kepada-Nya dalam keadaan beriman, dan telah mengerjakan kebajikan, maka mereka itulah orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia), (yaitu) surga-surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri. (QS:Thaha Ayat 75-76)

3. Surga Na’iim

Surga Na’im merupakan tempat yang di ciptakan perak putih yang di huni oleh orang beriman serta selalu mengerjakan amal shalih Dalam Al Qur’an surat al Hajj ayat 56, Allah SWT telah menegaskan: “Maka orang – orang beriman dan mengerjakan amal shaleh ada di dalam surga yang penuh kenikmatan”.

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya (QS:Al-Qalam Ayat 34).

4. Surga Ma’wa

Surga Ma’wa adalah surga yang diciptakan dari Zamrud hijau sebagaimana Dalam surat As Sajdah, ayat 19 Allah swt. menegaskan: “Adapun orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka bagi mereka mendapat surga – surga tempat kediaman, merupakan pahala pada apa yang telah mereka kerjakan”.

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

Di dekatnya ada surga tempat tinggal (QS:An Najm:15)

أَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ جَنَّاتُ الْمَأْوَىٰ نُزُلًا بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan (QS:As Sajdah : 19).

5. Surga Darussalam

Surga darussalam merupakan surga yang terbuat dari yakut merah di mana surga yang satu ini banyak di huni oleh orang-orang yang memiliki keimanan dan keimanan yang kuat sebagaimana di jelaskan dalam beberapa ayat al-qur’an seperti.

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam) (QS:Yunus ayat 25).

6. Surga Daarul Muqoomah

Surga darul maqamah adalah surga yang diciptakan dari permata putih. Para calon penghuni surga ini adalah orang – orang yang melakukan perbuatan baik yang sangat banyak dan jarang sekali melakukan keburukan. Di dalam Al Qur’an, surat Faathir, ayat 34-35: “Dan berkatalah mereka: Segala puji bagi allah yang telah mengapus (rasa) duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami adalah Maha Pengmpun lagi Maha Mensyukuri: Yang memberi tempat kami di dalam tempat yang kekal (surga) dan karunia-nya”.

7. Surga Al Maqoomul Amiin

Surga al maqaamul amiin adalah surga yang diciptakan dari emas. Calon penghuni surga ini adalah orang – orang yang ketaqwaannya telah mencapai muttaqin atau benar-benar bertaqwa. Di dalam Al Qur’an, surat Ad Dukhan, ayat 51 dituliskan: “Sesungguhnya orang – orang yang bertawakal tinggal didalam tempat yang aman (surga)”.

8. Surga Khuldi

Surga Khudli adalah surga yang diciptakan oleh Allah swt dari marjan merah dan kuning, calon penghuninya adalah orang-orang yang taat menjalankan perintah Allah swt dan menjauhi segala larangan-Nya. Firman Allah swt:

“Katakanlah:” Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa? Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.” (QS. Al-Furqan:15)

قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءً وَمَصِيرًا

Surga khuldi adalah surga yang diciptakan dari maran merah dan kuning. Para calon penghuni surga ini adalah orang – orang yang taat menjalankan semua perintah Allah swt dan menjauhi segala larangan Allah swt.

Gambaran Neraka

Neraka adalah sebuah tempat yang di yakini paling mengerikan dan banyak di tempati oleh mereka-mereka yang semasa hidup di dunianya banyak melakukan dosa-dosa, di tempat ini orang berdosa akan di siksa dengan sangat mengerikan sebagai balasan dosa yang pernah di perbuatnya. Neraka ini merupakan lawan dari surga di mana jika dalam surga menyuguhkan beragam kesenangan dan kenikmatan yang sangat istimewa sebagai balasan dari amal kebaikan yang di lakukan semasa hidupnya sedang neraka sebaliknya.

Sama halnya seperti surga, neraka juga memiliki tingkatan-tingkatan yang di kategorikan berdasarkan tingkat penyiksaannya semakin parah dosa yang di lakukan seseorang maka semakin sadis pula siksaaan yang akan di dapatkannya, serta neraka jahanaam salah satu neraka yang paling banyak dihuni oleh orang yang memiliki dosa paling besar, andai kata allah membuka neraka jahannam sebesar lubang jarum saja, niscaya semua penduduk yang ada di bumi akan terbakar hangus, berikut adaalah tingkatan siksa neraka berdasarkan dosa-dosanya.

Macam-Macam Neraka Dan Penghuninya

1. Neraka Jahannam

Bagi orang-orang yang suka melakukan dosa besar dan belum berhenti hingga sekarang serta tidak segera bertaubat, maka apabila hal ini terjadi lalu kalian mati dalam keadaan masih dalam maksiat atau dosa besar maka bersiap-siaplah untuk menjadi penghuni neraka jahannam. Segala sesuatu yang ada dalam al-qur’an maka pasti akan kebenarannya dan pasti terjadi tidak perlu di ragykan lagi, begitu juga dengan neraka jahannam ini yang pintunya akan di penuhi oleh umat nabi muhammad saw yang semasa hidupnya melakukan dosa besar dan belum sempat bertaubat, berikut beberapa dalil yang menyatakan hal tersebut.

dikatakan oleh Jibril kepada nabi Muhammad SAW: “Hai Muhammad! pintu neraka jahannam, ini dihuni oleh orang-orang yang melakukan dosa besar dari umatmu, dimana mereka mati sebelum bertaubat.
“Demi mendengar apa yang dikatakan Jibril, Rasulullah pun langsung pingsan. Ketika Rasulullah SAW telah sadar kembali, beliau berkata : “Hai Jibril! sangat besar musibahku. Karena sesungguhnya aku amat takut bila umatku dimasukkan ke dalam neraka!”. Jawab Jibril: “Ya, umatmu yang melakukan dosa besar akan dimasukkan ke dalam neraka! “. Kemudian Rasulullah menangis, dan Jibril pun ikut menangis. Tiba-tiba mereka berdua mendengar firman Allah SWT : Hai Jibril, Hai Muhammad! sesungguhnya Aku menjauhkan kalian berdua dari neraka. Tetapi janganlah kamu merasa aman dari siksa-Ku!”.

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ

Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya (QS. Al-Hijr : 43).

وَلِلَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali (QS. Al-mulk Ayat 6).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (QS:At-Tahrim Ayat 6).

2. Neraka Sa’ir

Kehadiran dari neraka ini bisa menjadi peringatan keras bagi mereka yang menyepelekan atau menganggap tidak penting dan tidak memperhatikan masalah zakat, sehingga meskipun sudah sampai pada ukuran zakat dari hartanya tetap saja dia melalikannya, maka jika begitu berarti di dalam harga yang di miliki ada hartanya fakir miskin dan anak yatim. Bagi orang yang melalikan zakat maka dia harus siap-siap untuk menjadi penghuni atau ahli neraka sa’ir serta neraka sa’ir ini berada pada tingkatan ke 2 yaitu yang terletak diatasnya pintu neraka Hutamah.

3. Neraka Huthamah

Selanjutnya salah satu di antara gambaran neraka yang akan banyak di huni oleh para calon penduduknya yaitu neraka huthamah yang merupakan sebuah neraka yang apinya dapat membakar hingga ke ulu hati. SIapa para bakal calon penghuni neraka yang satu ini yaitu di antara mereka-mereka umat manusia yang gemar mengumpulkan harta dan terus menerus menghitungnya seakan-akan menganggap harta tersebut yang menjamin keselamatan dan kebahagiaan serta mereka yang suka mengupat dan mencela atau menjelek-jelekan orang lain, sebagaimana dalam salah satu ayat di sebutkan.

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ ﴿١﴾ الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ ﴿٢﴾ يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ ﴿٣﴾ كَلَّا ۖ لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ ﴿٤﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ ﴿٥﴾ نَارُ اللَّـهِ الْمُوقَدَةُ ﴿٦﴾ الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ ﴿٧﴾ إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ ﴿٨﴾ فِي عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ ﴿﴾٩

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang (QS. Al-Humazah:1-9).

4. Neraka Ladza

Kemudian ada yang di sebut dengan neraka ladza berada pada tingkatan ke empat di atas pintu neraka saqar, di antara para penghuni yang akan menjadi ahli tempat mengerikan ini yaitu orang-orang yang berpaling dari agama baik itu orang-orang kafir, para pengikut iblis dan orang yang terbujuk rayuannya, serta mereka akan kekal berada di dalamnya. Dalam salah satu surat al-qur’an di sebutkan yang bunyinya.

كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ نَزَّاعَةً لِلشَّوَىٰ تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰ

Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala, yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama), serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya (QS.Surat Al-Ma’arij:15-18).

5. Neraka Saqar

Jika kalian termasuk pada golongan orang yang gemar meninggalkan shalat, tidak memberikan makan orang miskin serta suka menggosif kebathilan orang lain berasama teman-teman, maka jika tidak bisa segera bertaubat maka harus siap-siap mendaftar untuk menjadi penghuni neraka saqar yang manab tempat mengerikan yang satu ini terletak di atasnya pintu neraka Jahim dan para penghuninya yaitu orang-orang yang di sebutkan tadi, dalam al-muddassir di sebutkan.

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَر قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ

Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?, Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan (QS.Al-Muddassir:42-46)

6. Neraka Jahim

Nama neraka yang satu ini memang cukup populer dan paling sering di dengar di banding nama neraka yang lainnya sehingga tidak sedikit orang-orang yang mengetahui namanya. Namun siapa saja yang akan menghuni neraka jahim ini, dalam beberapa ayat al-qur’an di sebutkan bahwa para penghuni tempat mengerikan yang di namakan jahim ini yaitu mereka-mereka para penyembah berhala dan golongan-golongan yang menuhankan iblis, kesmuanya akan di masukan kedalam tempat ini bersama dengan berhala yang di sembahnya.

وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ هَلْ يَنْصُرُونَكُمْ أَوْ يَنْتَصِرُونَ فَكُبْكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ قَالُوا وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ تَاللَّهِ إِنْ كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ إِذْ نُسَوِّيكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَ

“Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat, dan dikatakan kepada mereka: “Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya), selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?”, Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat, dan bala tentara iblis semuanya, Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka: demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam” (QS.Asy-Syu’ara’:91-98).

7. Neraka Hawiyyah
Selanjutnya yang terakhir adalah neraka Hawiyyah termasuk neraka paling bawah yang paling mengerikan di mana nanti tempat ini akan banyak di huni oleh mereka-mereka yang ringan timbangan amal kebaikannya misalnya seperti golongan orang munafik, orang kafir, dan termasuk juga keluarga Fir’aun. Maka jika kita merasa termasuk pada golongan tersebut cepatlah kembali kepada allah dengan cara bertaubat sebelum ajal menjemput, dalam al-qur’an di sebutkan yang bunyinya.

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ نَارٌ حَامِيَةٌ

“Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan, Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah, Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas QS.Al-Qari’ah:6-11).

Kedua tempat di atas akan menjadi pilihan tempat kembali setiap manusia apakah memiliki surga atau neraka, jika ingin memiliki tempat yang damai penuh dengan kenikmatan dan kesenangan yaitu surga, maka syaratnya seperti yang tercantum di atas dan apabila ingin memilih neraka maka silahkan seperti yang di sebutkan di atas. Semoga saja gambaran surga dan neraka di atas bisa menjadi suatu perhatian bagi kita umat islam untuk tetap istiqamah menjalankan perintah dan larangan allah swt dan rasulnya sehingga nanti bisa bersama-sama baginda nabi menjadi penghuni surganya allah, sebab kita yakin tidak ada satu pun orangnya yang mau masuk kedalam neraka.

Itulah sedikit dari penjelasan mengenai gambaran surga dan neraka beserta nama-namanya, semoga apa yang tertulis di atas bisa menjadi sebuah pembelajaran dan pengetahuan serta peringatan khususnya. Silahkan pahami dengan baik apa yang tercantum pada pembahasan di atas dan semua yang berkaitan dengan gambaran cerita tentang taman surga firdaus allah swt bidadari dan neraka asli menurut islam dalam jelaskan pengertian bahasa dan istilah apa itu huthamah dan lain sebagainya.