Niat Doa Zakat Fitrah Mal Dan Pengertian Yang Berhak Menerima

Pengertian Zakat Fitrah adalah salah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap umat Islam baik itu orang yang sudah baligh atau belum, orang kaya atau tidak. Selagi dia masih hidup hingga malam hari raya idul fitri, maka diwajibkan untuk membayar zakat fitrah apabila memiliki kelebihan dari kebutuhan pokok sehari-harinya. Salah satu di antara tujuan atau hikmah yang bisa di ambil dari ibadah zakat fitrah, yaitu sebagai sarana pembersih diri dan jiwa dari dosa-dosa yang bisa mengotori amalan puasa wajib di bulan Ramadhan.

Sedangkan Pengertian zakat mal yaitu mengeluarkan sebagian harta yang di miliki oleh perorangan kepada orang yang berhak menerimanya sesuai dengan ukuran dan ketentuan yang telah di tetapkan setelah harta tersebut sampai pada nisabnya. Nsmun bagi orang yang berzakat selain harus mengetahui ketentuan-ketentuannya juga harus memahami bacaan yang harus di ucapkan dalam berzakat seperti niat dan doa namun tentunya berbeda dengan bacaan asmaul husna sebab ini pembahasan zakat fitrah dan mal.

Zakat fitrah atau zakat mal hukumnya wajib untuk di laksanakan serta kewajiban ini bukanlah anjuran yang tidak memiliki sumber akan tetapi langsung dalan beberapa keterangan termasuk hadits di perjelas tentang perintah dari mengeluarkan zakat. Sehingga keluar dari hukum tersebut apabila harta seseorang lebih dari cukup atau sudah sampai pada ukuran nisab lalu tidak mengeluarkan zakat maka dia sungguh berdosa, serta oleh setiap umat islam hal ini harus benar-benar di perhatikan dengan baik.

Gambar Niat Doa Zakat

Memang banyak sekali ketentuan dan macam-macam dalam hal zakat baik itu apa saja yang boleh di keluarkan zakatnya misalnya untuk ukuran binatang, emas perak, profesi atau gajih, bahan pokok, hasil pertanian dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk mengetahui ketentuan-ketentuannya sangat mudah sekali karena jika benar-benar ingin melaksanakan kewajiban zakat bisa langsung menanyakan kepada para ustadz atau kiyai di tempat masing-masing dan nanti mereka akan menuntun panduannya dengan benar.

Ketentuan atau kewajiban dari zakat fitrah di syaritkan bersamaan dengan Ramadhan, yaitu pada tahun kedua Hijriyah kepada seluruh umat muslim yang masih hidup. perintah dari kewajiban ini senada dengan salah satu dari sabda nabi saw yang bunyi artinya yaitu “Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat Fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas orang muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa, beliau memberitahukan membayar zakat Fitrah sebelum berangkat (ke masjid) ‘Idul Fitri (HR Bukhari dan Muslim).

Zakat Fitrah

1. Hukum Zakat Fitrah
Zakat Fitrah adalah hukumnya wajib. Berdasarkan Sabda Rasulullah s.a.w. sebagai berikut :

فَرَضَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الفِطْرِ -مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ

Artinya : Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan Zakat Fitrah (pada bulan Ramadhan kepda setiap manusia) (HR. Bukhari – Muslim).

2. Orang-orang Yang Wajib Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah wajib bagi setiap orang Islam, untuk dirinya sendiri dan untuk orang-orang yang berada dalam tanggungannya, yaitu dari :

1. Laki-laki
2. Perempuan
3. Anak-anak
4. Janin
5. Orang dewasa
6. Budak
7. Orang tua
8. Dan setiap orang yang merdeka (bukan budak).

3. Macam-macam Zakat Fitrah

Zakat Fitrah pada intinya adalah menggunakan makanan atau kebutuhan pokok dari suatu wilayah terkait. Berikut ini adalah hal-hal yang diperbolehkan digunakan untuk Zakat Fitrah :

1. Gandum
2. Kurma
3. Susu
4. Anggur kering
5. Beras
6. Dll.

4. Ukuran Zakat Fitrah
Menurut pendapat mayoritas ulama, bahwa Zakat Fitrah di keluarkan dengan kadar ukuran 1 sha’. Yaitu sekitar 2,5 sampai 3,0 kilogram.

5. Orang yang berhak menerima zakat / Mustahiq Zakat

Zakat Fitrah itu harus dibagikan kepada kelompok berikut ini :

1. Fakir
2. Miskin
3. Petugas zakat
4. Muallaf
5. Budak
6. Orang yang terlilit hutang
7. Orang yang sedang dalam jalan Allah
8. Dan orang yang sedang dalam perjalanan jauh yang bukan maksiat.

6. Waktu Pelaksanaan Zakat Fitrah

Zakat Fitrah ditunaikan pada :

1. Sebelum ditunaikannya shalat Ied
2. Dan boleh dikeluarkan pada awal bulan Ramadhan

Maka jika Zakat Fitrah dikeluarkan setelah shalat Ied, maka dihitung sebagai shadaqah biasa, dan belum menggugurkan kewajiban zakat fitrah.

7. Lafadz Niat Zakat Fitrah

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri

نَوَيْتُ عَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضَ للهِ تَعَالَى

Artinya : Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku fardhu karena Allah.

Niat zakat fitrah untuk orang lain

نَوَيْتُ عَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ …… فَرْضَ للهِ تَعَالَى

Artinya : Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (……. )fardhu karena Allah.

8. Doa mengeluarkan dan menerima zakat fitrah

Doa mengeluarkan zakar fitrah

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا

Artinya : Ya Allah jadikan ia sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikan ia pemberian yang merugikan.

Doa menerima zakat fitrah

اَجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَبَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَاجْعَلْهُ لَكَ طَهُوْرًا

Niat Zakat Mal

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ مَالِى فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu An Ukhriza Zakata Maali Fardhan lillahi Ta’aala

Artinya : Aku niat mengeluarkan zakat hartaku, fardhu karena Allah Ta’ala

Doa menerima Zakat Infaq Dan Sgadaqah

آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَ
وَبَارَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ
وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا

Ajrakallahumma Fiimaa A’thyta
Wa baaroka fiimaa abqoyta
Wa ja’alahu thohuuron

Artinya : Semoga Allah memberikan ganjaran pahala terhadap apa yang telah engkau berikan
dan semoga Allah memberikan keberkahan terhadap harta yang engkau sisakan
dan semoga Allah menjadikannya sebagai pensuci bagi engkau

Artinya : semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan barakah atas harta simpananmu dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.

Apabila zakat fitrah ingin di bayar dengan uang maka jumlah uang harus sesuai dengan harga bahan pokok sekarang ini dengan tata cara pelaksanaan sebaiknya seperti ini “panitia zakat menyuplai beras dengan membeli atau bermitra kepada salah satu toko penyedia beras di mana setiap muzakki yang datang membawa uang akan dilayani jual beli murni dengan beras yang disediakan oleh panitia terlebih dahulu. Setelah muzakki menerima beras, transaksi penerimaan zakat baru kemudian dijalankan sebagaimana biasanya”.

Itulah ulasan mengenai niat doa zakat secara lengkap yang kali ini baru bisa kami sampaikan. Sedangkan untuk mengetahui secara jelas perhitungan dan ketentuannya maka silahkan cari lagi pada dokumen lain yang mungkin sutu saat nanti akan lebih di perjelas lagi dengan lengkap terutama yang masih ada hubungannya dengan niat doa zakat fitrah mal dengan uang dan hadits hukum pengertian yang berhak menerima macam macam ketentuan hikmah zakat pertanian adalah kalkulator makalah materi dan lain sebagainya.