Pengertian Syarat Sah Rukun Shalat Dan Bacaannya

Shalat fardhu 5 waktu adalah sebuah kewajiban yang harus di tunaikan oleh setiap umat islam ketika umur sudah mencapai ukuran baligh dan berakal. Apabila orang dewasa selalu mengabaikan salah satu kewajiban ini yaitu shalat apalagi secara di sengaja tidak karena lupa atau ketiduran maka sudah pasti termasuk berdosa bahkan lebih jauhnya lagi mungkin hakikat keislaman dia perlu di pertanyakan, serta apabila orang dewasa tidak melaksanakan shalat maka sangat di anjurkan untuk segera bertaubat dan menggantu shalat yang pernah di tinggalkannya.

Selain kewajiban yang harus di tunaikan setiap waktu, shalat juga menjadi salah satu dari rukun islam yang 5 setelah sahadat, serta pada shalat ini tidak ada kemurahan dalam pelaksanaannya sebagaimana rukun islam lainnya yaitu puasa dan berhaji. Jika pada puasa sesorang boleh batal apabila dia sakit dan di ganti pada bulan lain dan tidak menjadi dosa, ibadah haji hanya boleh di lakukan bagi orang sudah mampu terutama dari sisi biaya, sedang pada shalat tidak ada kemurahan seperti itu selagi pikiran dan hatinya normal atau sadar tetap wajib melaksanakannya.

Di perintahkannya shalat kepada umat islam bukan suatu hal yang tidak memiliki sumber atau tanpa sebab tetapi ibadah yang satu ini langsung di perintahkan oleh allah swt melalui baginda nabi saw ketika terjadi sebuah peristiwa isra mi’raj. Sehingga sudah pasti kedudukan dari shalat wajib ini berbeda dengan shalat sunnah rawatib atau sunnah lainnya yang apabila di tinggalkan tidak menjadi dosa. Banyak sekali ayat al-qu’an yang memerintahkan untuk didirikan shalat serta membuktikan bahwa shalat ini sebagai kewajiban seperti beberapa di antaranya.

Pengertian Syarat Sah Rukun Shalat Dan Bacaannya

فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

Artinya : Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman (QS. al-Nisâ’ [04]: 103).

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

Artinya : Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar (QS al-Ankabût [29]: 45).

فَرَّضَ اللهُ على أُمَّتِى لَيْلَةَ الإِسْرَاءِ خَمْسِيْنَ صَلاَةً فَلَمْ أَزَلْ أُرَاجِعُهُ وأَسْأَلهُُ ُالتَّخْفِيْفَ حَتّى جَعَلَهَا خَمْسًا فِىْ كُلِّ يَوْمٍ ولَيْلَةٍ

Artinya : Allah SWT pada malam Isra’ mewajibkabkan atas umatku lima puluh shalat, kemudian aku terus-menerus kembali kepada Allah dan memohon keringan sehingga Allah menjadikannya menjadi lima shalat sehari semalam. Shalat fardhu yang wajib dikerjakan oleh segenap umat Islam adalah shalat lima waktu. Yaitu, shalat zhuhur, ashar, maghrib, isya’ dan subuh.

Maka di karenakan shalat ini merupakan suatu kewajiban sehingga mengetahui semua hal yang berhubungan dengan shalat juga menjadi suatu kewajiban karena tidak mungkin seseorang bisa mengerjakan shalat dengan sempurna apabila semua yang berkaitan dengan kewajiban tersebut tidak di ketahui, misalnya memahami secara baik syarat dan rukun, tata vara atau panduannya, bacaannya, kesunnnahan di dalam shalat dan hal-hal yang dapat membatalkan shalat itu sendiri termasuk mengetahui waktu shalat dan shalat itu sangat di wajibkan.

Syarat sah shalat

1. Suci dari hadats besar dan kecil

2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis

3. Menutup aurat

4. Menghadap kiblat

5. Masuk waktu sholat

6. Mengetahui rukun-rukan sholat

7. Tidak meyakini bahwa diantara rukun-rukun sholat adalah sunnahnya

8. Menjauhi semua yang membatalkan sholat

Rukun shalat

1. Niat

2. Takbirotul ikhram

3.Berdiri bagi yang mampu

4. Membaca fatihah

5. Ruku‟ (membungkukkan badan)

6. Thuma‟ninah (diam sebentar) waktu ruku

7. I’tidal (berdiri setelah ruku‟)

8. Thuma‟ninah (diam sebentar waktu i‟tidal)

9. Sujud dua kali

10. Thuma‟ninah (diam sebentar waktu sujud)

11. Duduk diantara dua sujud

12. Thuma‟ninah (diam sebentar ketika duduk)

13. Tasyahud akhir (membaca kalimat-kalimat yang tertentu)

14. Duduk diwaktu tasyahud

15. Sholawat (kepada nabi)

16. Salam

17. Tertib (berurutan sesuai urutannya)

Itulah sedikit ulasan dari rukun shalat lengkap beserta syarat sah nya, bagi yang belum mengetahui silahkan untuk di pelajari hingga benar-benar paham agar menjadikan shalat lebih sempurna. Namun jika memang merasa pembahasan kali ini kurang komplit alangkah baiknya jika mencari lagi artikel lain yang sama-sama membahas seputar pengertian syarat sah rukun shalat dan bacaannya ada 17 sunnah wajib jenazah tarawih tahajud dhuha idul fitri fardhu dan semua yang berkaitan dengan shalat tersebut.