Puasa Rajab Berapa Hari Jatuh Pada Tanggal

Puasa adalah salah satu ibadah yang memiliki ketentuan-ketentuan tertentu yang berhubungan dengan waktu pelaksanaannya baik itu puasa wajib atau sunnah. Sehingga apabila seseorang akan melaksanakannya maka pertama kali yang harus di ketahui oleh orang tersebut yaitu kapan di mulainya dari jam berapa hingga jam berapa, sebab apabila tidak mengetahui waktu yang telah di tentukan, tidak menutup kemungkinan dia akan melaksanakan puasa pada waktu yang di haramkan untuk berpuasa sehingga nantinya bukan pahala yang di dapat tetapi sebaliknya.

Berlakunya pengetahuan terhadap waktu bukan hanya terjadi pada puasa wajib di bulan ramadhan saja tetapi juga meliputi puasa sunnah dan yang lainnya. Seperti contoh salah satunya ketika akan mengerjakan puasa rajab. Puasa di bulan rajab hanya beada pada bulan tersebut dan apabila di lakukan pada bulan tidak lagi termasuk puasa rajab tetapi mungkin lebih tepat di namai dengan puasa sunnah lainnya misal senin kamis, asyura, arafah, tarwiyah, ayyamul bidh dan jenis puasa lainnya.

Sebelum mengulas pada pembahasan pokok yaitu mengetahui berapa hari puasa rajab di kerjakan, terlebih dahulu harus di ingat bahwa bulan rajab termasuk pada bulan haram atau mulia yang di muliakan. Pernyataan ini bukan suatu pendapat yang tidak memiliki sumber terpercaya tetapi terdapat dalam salah satu firman allah dalam surat At Taubah ayat 36 yang artinya Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan itu.

Puasa Rajab Berapa Hari Jatuh Pada Tanggal

Sementara yang di maksud dengan empat bulan haram (mulia) pada surat at-taubah di atas yaitu rajab, muharram, dzulhijjah dan dzulqaidah. Sehingga bagi umat islam apabila ke empat bulan tersebut telah tiba di larang untuk melakukan peperangan, serta lebih di anjurkan untuk mengisinya dengan bermacam-macam amalan seperti mengerjakan puasa sunnah, berdoa serta amal baik lainnya. Bahkan dalam beberapa keterangan juga di jelaskan amalan baik pada bulan tersebut memiliki keutamaan lebih di banding bulan pada umumnya, tentunya selain bulan ramadhan.

Dan untuk keutamaan bulan rajab serta puasa di bulan tersebut, di terang beberapa hadits yang di antara yaitu Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah shalallahu ‘alahi wassalam memasuki bulan Rajab beliau berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).

“Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan.” Serta Riwayat al-Thabarani dari Sa’id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya.”

Selanjutnya setelah mengetahui keutamaan puasa rajab berdasarkan dalil hadits, kita menginjak pada pembahasan puasa rajab di laksanakan berapa hari. Dalam hal ini terjadi perbedaan pendapat yang menghukumi puasa rajab dari kalangan 4 madzhab seperti dari mayoritas ulama kalangan Madzhab Hanafi, Maliki dan Syafi’i berpendapat bahwa puasa Rajab hukumnya Sunnah selama 30 hari serta Pendapat ini juga menjadi qaul dalam madzhab Hanbali.

Namun di sisi lain para ulama madzhab Hanbali berpendapat bahwa berpuasa Rajab secara penuh (30 hari) hukumnya makruh apabila tidak disertai dengan puasa pada bulan-bulan yang lainnya. Kemakruhan ini akan menjadi hilang apabila tidak berpuasa dalam satu atau dua hari dalam bulan Rajab tersebut, atau dengan berpuasa pada bulan yang lain. Para ulama madzhab Hanbali juga berbeda pendapat tentang menentukan bulan-bulan haram dengan puasa. Mayoritas mereka menghukumi sunnah, sementara sebagian lainnya tidak menjelaskan kesunnahannya.

Maka ketika kita hendak melaksanakan puasa di bulan rajab namun belum mengetahui jumlah dari puasa rajab berapa hari menurut ketentuan, sekarang setelah ada sedikit pembahasan di atas maka bisa memilih salah satu dari empat madzhab yang ada di atas di mana dari tida madzhab memberikan hukum sunnah di lakukan 30 hari tetapi untuk hanbali menghukumi makruh. Oleh sebab itu agar lebih paham lagi semua hal yang berkaitan dengan puasa rajab berapa hari jatuh pada tanggal tahun 2017 manfaat keutamaan niat hadits shahih tentang sebaiknya silahkan cari lagi pembahasan lain mengenai hal tersebut.